KILAS SEJARAH

BERDIRINYA BAITUSSALAM

photo_2016-09-07_20-23-29

Alhamdulillah, segala pujian baik hanyalah milik Allah, kepada-Mu kami beribadah dan hanya kepadaMu kami memohon segala pertolongan. Sholawat dan salam tersampaikan kepada rosul teladan Muhammad Shollahu ‘alaihi wasallam, keluarganya, sahabat dan orang orang yang tsiqoh mengikuti jejaknya.

Berangkat dari wakaf keluarga H Kasmuri (Alm) kepada pondok dan dimulailah cikal bakal Pondok Pesantren Islam Baitussalam oleh Kyai Mustofa pada tahun 1990 dengan segala tantangan dan perjuangannya dari tahun ke tahun. Walau sempat pada tahun 2000, wakaf tersebut di meja hijaukan oleh salah satu pihak menantu muwaqif, yang akhirnya harus mengganti kontan biaya pengganti beli tanah yang diwakafkan dibayar tunai sebesar Rp. 200 juta, karena tidak adanya hitam di atas putih perjanjian wakaf tersebut. Alhamdulillah dengan Ijin Allah biaya tersebut bisa diselesaikan pada tahun 2005.

Awalnya, unit yang di buka adalah madrasah tsanawiyah pada tahun 1991, kemudian pada tahun 1994 dibuka unit madrasah aliyah, Tokhasus, I’dad dan kuliyyatul mu’allimin (KMI). Namun, pada tahun 1998, unit KMI di eliminer dari Baitussalam. adapun program Madrasah Aliyah sejak awal dibukanya unit ini, lebih menfokuskan pada jurusan IPA. Alhamdulillah sampai tahun ajaran ini 2016/2016 jumlah santri mencapai   300 santri. Pondok Pesantren Islam Baitussalam telah memasuki 27th dari usianya, sejak 1990 berusaha komitmen membangun umat dalam penyelenggaraaan pendidikan yang mendekatkan kepada keteladanan Rosulullah, membumikan Sunnah dalam kehidupan sehari hari. Agar kejayaan Islam kembali terulang dengan kualitas seperti generasi generasi pertama dan atau mendekatinya.

Dengan berusaha mewujudkan visi menjadikan lembaga pendidikan teladan, yang menghasilkan santri yang bertaqwa berilmu, sadar dan terampil kami hadirkan menjawab tantangan kerusakan moral generasi muda dan memberikan panduan, bukan jaminan menjadi generasi shalih.

Dengan memadukan materi keislaman dalam kurikulum dan materi umum memungkinkan hasil peserta didik memiliki bekal dien dalam hidup bermasyarakat dan menda’wahkannya serta bisa melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi, sehingga mampu berkompetensi aktif dalam iqomatuddin di kampus dan dunianya. Sehingga tujuan untuk menyemai genarasi Islam yang sadar akan tanggungjawabnya di dunia serta selamat di akhirat kelak.

Pondok Pesantren Islam Baitussalam ikut berperan serta dalam peningkatan mutu putra bangsa utamanya pada moral/akhlak yang semakin terkikis dan nyaris habis di tengah arus globalisasi dengan mewujudkan pengawasan 24 jam aktfitas santri agar terbentuk kedisiplinan dalam beribadah, disiplin akhlak, disiplin belajar dan disiplin waktu.

Semoga Allah menganugerahkan kita putra putra yang menyejukkan pandangan dan semoga menjadi pemimpin bagi orang orang yang bertaqwa di masa mendatang.